Hasyim: Kepling Harus Proaktif terhadap Pendatang

KANALMEDAN – Ketua DPRD Medan Hasyim SE meminta Plt Walikota, Akhyar Nasution untuk memerintahkan kepala lingkungan (kepling) agar siaga terhadap hal-hal yang mencurigakan di lingkungannya. Kepling juga harus bersinergi dengan masyarakat untuk mewaspadai orang tidak dikenal dan pendatang baru. Karena kewaspadaan dini sangat diperlukan untuk mencegah aksi terorisme.

“Jika ada yang mencurigakan, segeralah memberitahukan kepada Babinsa atau pos polisi terdekat, agar aparat keamanan menyelidiki apa aktivitas mereka, teroris atau tidak. Jangan setelah mereka beraksi baru diketahui, kita tidak boleh kecolongan lagi,” ungkal Hasyim kepada wartawan, Senin (25/11).

Diakuinya, jaringan teroris ini sudah sangat kuat dan rapi. Sehingga masyarakat jangan mau kalah dengan teknik-teknik yang dilakukan para teroris, masyarakat di tiap lingkungan harus bersatu dan solid. Terlebih kepling jangan apatis terhadap perubahan orang yang tinggal di lingkungannya.

Telebih, rumah-rumah kontrakan dan kos-kosan yang bisa setiap bulan penghuninya berganti. Sebagai kepling harus tahu setiap jengkal wilayahnya, pendatang baru, famili warga yang berkunjung, jumlah anak kos yang sekolah dan bekerja, orang yang mengontrak rumah, kamar yang lajang atau sudah berumah tangga harus didata secara pasti.

Apalagi para kepling di Medan sudah digaji pemerintah lewat APBD. Sehingga kerjanya harus lebih ekstra dengan berkordinasi dengan warga. DPRD Medan yang memperjuangkan honor kepling dan disetujui wali kota agar mereka bisa bekerja lebih tenang, tidak risau dengan nafkah keluarga.

“Kepling dan lurah harus menghimpun masyarakat mendirikan pos kamling untuk menggalakkan siskamling, kalau ronda dilakukan setiap malam secara rutin dan bergantian pasti rantai aktivitas teroris di Medan bisa diputus. Kita harapkan ke depan tidak terjadi lagi aksi teroris di Medan, itu bisa terwujud jika kepling dan warganya kompak. Karena polisipun sangat membutuhkan informasi dari masyarakat terkait kamtibmas,” tekannya.  (Jen)

Print Friendly