1.604 Mahasiswa Baru UMA Ikuti PKKMB, Rektor Tanamkan Rumus Sukses “Tiga O”

Rektor UMA Prof Dr Dadan Ramdan MEng, MSc didampingi para Wakil Rektor dan Dekan melakukan pemakaian secara simbolis jaket almamater kepada perwakilan mahasiswa baru dari masing-masing fakultas di lingkungan UMA pada pembukaan PKKMB, Senin (11/9/2023).

KANALMEDAN – Universitas Medan Area (UMA) menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2023/2024, mulai Senin (11/09/2023) di Gelanggang Serbaguna Kampus I Jalan Kolam Medan Estate.  PKKMB yang akan berlangsung sepekan ini diikuti 1.604 mahasiswa baru program S1 dari 8 fakultas di lingkungan UMA.

PKKMB dibuka secara resmi Rektor UMA Prof Dr Ir Dadan Ramdan MEng, MSc. Turut hadir Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim (YPHAS) Drs HM Erwin Siregar MBA, para Wakil Rektor, Dekan, pimpinan pascasarjana, biro dan lembaga di lingkungan UMA.

Rektor UMA Prof Dadan Ramdan, M.Eng dalam sambutannya berpesan kepada mahasiswa baru UMA, pertama harus lulus tepat waktu, dan kedua jangan mengecewakan orangtua. Rektor kemudian mengungkap rumus “Tiga O” agar mahasiswa sukses dan lulus tepat waktu.

“Adik-adik mahasiswa baru harus menguasai rumus Tiga O. Pertama Otak. Berarti adik-adik harus pintar, karena yang mengendalikan seluruh kegiatan adalah Otak. Isilah hari-hari adik-adik dengan kegiatan positif. Kedua Otot, artinya adik-adik harus sehat. Supaya sehat, jangan makan sembarangan. Makanlah yang bernutrisi, bervitamin, yang baik dan halal. Sedangkan O yang ketiga adalah Omong. Adik-adik harus pandai berbicara dalam bahasa apapun dengan baik dan sopan. Dengan orangtua bagaimana bahasanya. Dengan teman bagaimana bicaranya. Dan dengan dosen bagaimana bicaranya,” ungkap Dadan.

Rektor juga mengatakan, tema PKKMB tahun ini terkait dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Rektor berharap, dengan progran MBKM, mahasiswa UMA aktif belajar hingga lulus tepat waktu, yakni 4 tahun atau 8 semester.

“Karenanya, kegiatan PKKMB kali ini akan dioptimalkan selama seminggu. Selama tiga hari dikelola gabungan universitas-fakultas, dan tiga hari terakhir khusus materi membongkar buku pedoman kuliah di UMA. Dengan demikian mahasiswa nantinya tak ada yang terkendala dalam perkuliahan,” kata mantan Dekan Fakultas Teknik UMA ini.

Dalam PKKMB, tambahnya, mahasiswa juga akan dikenalkan fasilitas-fasilitas layanan seperti laboratorium. Artinya, mahasiswa dituntut aktif baik di kelas maupun di luar kelas.

“PKKMB merupakan kewajiban bagi mahasiswa baru UMA. Jika tahun ini tak bisa ikut, tahun depan harus ikut, karena saat sidang meja hijau nantinya mahasiswa harus melampirkan sertifikat PKKMB,” tandas rektor.

Sementara itu, Ketua Yayasan  Pendidikan Haji Agus Salim (YPHAS) Drs HM Erwin Siregar MBA dalam arahannya mengatakan, bahwa tugas Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim bermitra dengan universitas dalam meningkatkan mutu dan kualitas pembelajaran, serta meningkatkan institusi UMA untuk dapat menjadi perguruan tinggi terbaik khususnya di Sumatera Utara dan tingkat Nasional.

Putra pendiri UMA Alm H Agus Salim Siregar ini juga mengutarakan 3 kiat sukses kuliah di UMA. Pertama, setiap semester mahasiswa harus meraih Iindeks Prestasi (IP) minimal 3,37. Dengan demikian nanti jelang tamat kuliah IPK-nya rata-rata 3,8 – 3,9. Kedua, tamat dari UMA maksimal 4 tahun.

“Ayo janji dari sekarang, saya mau tamat paling lambat 4 tahun,” kata Erwin memotivasi mahasiswa baru.

Dan ketiga, selama kuliah di UMA ciptakan prestasi. “UMA memiliki banyak program yang menghasilkan prestasi mahasiswa. Abang-abang dan kakak-kakak kalian sudah banyak yang mengukir prestasi nasional dan internasional. Kalian juga harus berprestasi,” kata Erwin.

Sebelumnya, Wakil Rektor Bidang Inovasi, Alumni dan Kemahasiswaan Dr Rizkan Zulyadi SH, MH dalam sambutannya mengatakan, mulai hari ini peserta PKKMB UMA bukan lagi pelajar, melainkan sudah menjadi mahasiswa. Yakni maha mengetahui, dan maha memahami setiap apa yang dia jalani dan kerjakan.

“Lalu tujuan adik-adik menjadi mahasiswa apa? Yaitu mengejar cita-cita dan menmbanggakan kedua orangtua. Jadilah mahasiswa yang cerdik, bukan hanya pintar. Karena jika sudah cerdik sudah pasti pintar. Dengan demikian dia mengerti cara mengejar cita-cita dan masa depannya,” kata Rizkan.

Kegiatan pembukaan PKKMB ditandai dengan penyerahan/pemakaian secara simbolis jaket almamater kepada perwakilan mahasiswa baru dari masing-masing fakultas di lingkungan UMA. (Nas)


Print Friendly