Kakanwil Kemenagsu Serahkan Sertifikat Halal ke UMKM Binaan DWP

KANALMEDAN, Medan – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Povinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM menyerahkan sertifikat halal secara simbolis kepada UMKM Binaan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Kamis (28/11/2024).
Kakanwil Kemenagsu mengatakan bahwa Kanwil Provinsi Sumatera Utara melalui Satgas Lembaga Jaminan Produk Halal (LJPH) Provinsi Sumatera Utara terus mendorong seluruh pelaku usaha harus punya sertifikat halal agar konsumen aman mengonsumsi produk yang dijual.
“Kanwil Kemenagsu melalui LJPH berupaya agar semua produk produk UMKM memiliki sertifikat halal. Komitmen kita untuk terus mendukung pelaku usaha mikro mendaftarkan kehalalan produk hasil usahanya,” kata Kanwil.
Sementara itu Ketua DWP Kanwil Kemenagsu Hj. Triana Santi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari Kick Of Edukasi Sertifikasi Halal bagi Pelaku Usaha Binaan Dharma Wanita Persatuan BPJPH Kementerian Agama RI.
“Hari ini kita menyerahkan sertifikat halal bagi kantin yang ada di madrasah yang merupakan pelaku usaha Binaan Dharmawanita Persatuan Kanwil Kemenagsu,” ucap Triana.
Adapun pelaku usaha yang mendapatkan sertifikat halal yakni Kantin Rafif Abil, Kantin Pak Eko dan Kantin Jojo di MIN 1 Medan, Kantin Bu supiani, Kantin Elkhaira, Kantin Barokah di MAN 2 Model Medan, kantin bu neng di MAN 2 Binjai dan Kantin Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara.
Ketua Satgas LJPH Drs. H. Muhammad Yunus, MA mengapresiasi kegiatan ini sehingga UMKM dan usaha mikro lainnya telah bersertifikat halal. “Kita terus berupaya agar semua pelaku usaha yang ada di Sumatera Utara untuk mensertifikasi kehalalan produknya, untuk pelaku usaha mikro seperti kantin madrasah terus kita dorong untuk memiliki sertifkat halal,” ujar Muhammad Yunus.
Sertifikasi halal untuk kantin madrasah merupakan langkah penting untuk memastikan keamanan dan kehalalan makanan yang disajikan kepada siswa, dan juga meningkatkan kesadaran para penjual makanan di kantin mengenai pentingnya memastikan kehalalan produk mereka,” kata Ketua Satgas. (sor)