FK PKBM Sumut Berkomitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan Nonformal

Ketua Dewan Penasehat FK PKBM Sumut Syaiful Syafri (duduk tengah), Ketua Hakimuddin Lubis (duduk kiri) dan Sekretaris Indra Prawira (duduk kanan) berfoto bersama pengurus FK PKBM Sumut dan perwakilan kabupaten/kota pada rapat koordinasi di Medan, Minggu (17/3).
KANALMEDAN – Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Sumatera Utara (Sumut) berkomitmen untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan nonformal di provinsi ini.
Hal tersebut disampaikan Ketua FK PKBM Sumut Hakimuddin Lubis didampingi Wakil Ketua I Manahan Sitanggang dan Sekretaris Indra Prawira, dalam Rapat Koordinasi FK PKBM Sumut, di Hotel Madani, Minggu (17/3).
Dijelaskannya, dalam UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, PKBM merupakan satuan pendidikan penyelenggara pendidikan nonformal. Pendidikan nonformal merupakan salah satu jalur pendidikan selain jalur pendidikan formal dan informal.
“PKBM aktif memberikan layanan pendidikan kesetaraan bagi anak putus sekolah. Banyak anak putus dari sekolah formal karena hal tertentu, seperti biaya, faktor lingkungan yang kurang mendukung atau lainnya, dapat melanjutkan pendidikannya melalui pendidikan kesetaraan Paket A/B/C,” kata Hakim.
Hal tersebut, tambahnya, untuk memastikan bahwa setiap anak bangsa dapat memperoleh hak untuk mengikuti layanan pendidikan. Apalagi ijazah Paket A/B/C diakui setara dengan ijazah sekolah formal.
Saat ini PKBM, kata Hakim, sedang dipersiapkan pelaksanaan Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan. Pada tahun 2019, di Sumatera Utara ada 11.250 siswa yang akan mengikuti UN Paket C dan 6.337 siswa yang mengikuti UN Paket B. Ujian Nasional tersebut diutamakan dilakukan berbasis komputer atau yang lebih dikenal dengan istilah UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer).
Selama ini, FK PKBM Sumut aktif melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Sumut untuk melakukan konsolidasi dan sosialisasi berbagai kebijakan pendidikan nonformal agar dapat diimplementasikan PKBM di berbagai daerah.
“Salah satu kebijakan yang didorong adalah akreditasi PKBM. Hal ini dilakukan melalui berbagai pelatihan dan bimbingan teknis tentang proses akreditasi. Selain itu, PKBM juga diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas SDM tenaga pendidik, sarana dan prasarana agar dapat memberikan pelayananan terbaik bagi masyarakat Sumatera Utara.,” ungkap Hakimudin Lubis.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Penasihat FK PKBM Sumut Drs Syaiful Syafri MM mengharapkan agar FK PKBM dapat menjadi organisasi yang mengayomi PKBM di seluruh Sumut.
“Forum Komunikasi PKBM harus mendukung dan mendorong agar seluruh PKBM di Sumut maju, berkontribusi mencerdaskan anak bangsa untuk mewujudkan Sumut yang bermartabat,” tegas mantan Kadis Pendidikan Sumut ini.
Rapat koordinasi dihadiri pengurus FK PKBM Sumut dan pengurus FK PKBM kabupaten/kota. Dari Medan hadir Libora dkk, Langkat Pradana dkk, Deli Serdang M Zainuddin dkk, Sergai Sunardi dkk, Batu Bara Abdul Manaf dkk, Tebing Tinggi Ida dkk, Asahan Supriadi dkk, Pematang Siantar Romedi dkk, dan Simalungun Parlin Dony dkk. (Nas)