Barongsai Warnai Perayaan Imlek Sekolah Global Prima  

KANALMEDAN – Perayaan Imlek di Sekolah Global Prima National Plus, Jalan Brigjen Katamso Medan, berlangsung meriah, kemarin. Kegiatan tahunan ini bertujuan untuk mengintegrasikan toleransi antarsuku di lingkungan  sekolah Global Prima.

Kepala SMP Global Prima Maria Linda SPd mengatakan, kegiatan ini diisi berbagai hiburan di antaranya tarian barongsai.

“Barongsai adalah tarian tradisional Tiongkok dengan menggunakan sarung yang menyerupai singa. Barongsai memiliki sejarah ribuan tahun, catatan pertama tentang tarian ini biasa ditelusuri pada masa dinasti Chin  sekitar abad ketiga sebelum Masehi,” kata Linda di sela-sela perayaan Imlek.

Kesenian barongsai, ungkap Maria Linda, mulai popular pada zaman dinasti selatan-utara (Nan Bei) tahun 420-589 Masehi. Kala itu pasukan raja Song Wen kewalahan menghadapi serangan pasukan gajah Fan Yang dari negeri Li Yi.

“Lalu, seorang panglima perang bernama Zhong Que membuat tiruan boneka singa untuk mengusir pasukan raja Fan itu. Ternyata upaya itu sukses hingga akhirnya tarian barongsai melegenda hingga sekarang,” tuturnya.

Kesuksesan perayaan Imlek tersebut, kata Maria Linda, tak lepas dari dukungan seluruh siswa Global Prima yang multietnik, para guru, staf, orangtua murid dan para kepala sekolah di Global Prima.

Sementara itu, Koordinator  Sekolah Global Prima Dr Willy Tanjaya SH SKom MKn sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena kegiatan ini bentuk integrasi dari misi sekolah yaitu menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman baik dalam hal gender, sosial, maupun etnik dan budaya.

“Kegiatan ini pererat rasa persaudaraan di lingkungan Sekolah Global Prima Medan,” kata Willy Tanjaya didampingi  Kepala SMA Global Prima Indra Kesuma SPd, Kepala SMP Maria Linda SPd, Kepala SD Global Prima Yubaniar Pratiwi SS, MS dan  Kepala PG/TK Loni Arti S P.

Doktor muda ini juga menyebutkan, kegiatan ini bertujuan menghibur seluruh keluarga besar Sekolah Global Prima. (HAM)

 

Print Friendly