Polsek Medan Baru Kawal Demonstrasi Pedagang Pasar Kwlabekala

pedagangKANALMEDAN –  MEDAN : Polsek Medan Baru kawal  demonstrasi pedagang Pasar Inpres Kwalabekala tergabung dalam  Pimpinan Unit Kerja Organisasi Pedagang Pasar Sumut.

Pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Panit 3 Sabhara Polsek Medan Baru, Senin, (23/4/2018).

Dalam orasinya, massa berjumlah 100 orang dipimpin Larvius P dan Chandra Sigalingging selaku pimpinan aksi dan kordinator lapangan meminta Wali kota Medan, Dzulmi Eldin agar memerintahkan Direktur Utama PD Pasar kota Medan, Rusdi Sinuraya dan jajarannya untuk mengutamakan kepentingan umum dan pedagang dari pada kepentingan pribadi dan golongan.

Selain itu, massa juga meminta DPRD Medan agar segera memanggil Dirut PD Pasar agar mengklarifikasi persoalan tersebut dan menampung aspirasi massa untuk mendapatkan solusi terbaik sebelum mengambil kebijakan di Pasar Inpres Kwalabekala.

Dalam tuntutannya, massa juga meminta aparat penegak hukum dalam hal ini Polrestabes Medan agar menjamin keamanan dan kenyamanan pedagang terkait masuknya pihak yang mengaku kerabat dan kolega Dirut PD Pasar, kerap menebarkan ancaman kepada pedagang.

Begtupun, massa akhirnya membubarkan diri  dengan tertib setelah 6 orang perwakilannya diterima oleh Kabag ADM Perekonomian pemko Medan, Nasib di lantai II kantor Wali Kota.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Hermindo Tobing SIK mengatakan aksi unjuk rasa dari organisasi pedagang Pasar Sumut berjalan aman dan tertib.

“Demonstrasi pedagang berjalan aman dan tertib. Kami menempatkan personil pengamanan untuk berkordinasi dengan pimpinan aksi agar selama menyampaikan aspirasinya mematuhi aturan yang berlaku, sehingga pelaksanaan aksi dapat berjalan dengan aman dan tertib,” beber Tobing kepada kanalmedan.com

Selain itu, kata Tobing, pihaknya juga mendorong pemerintaha melalui  instansi terkait untuk sesegera mungkin dapat menanggapi  dan menerima aspirasi pengunjuk rasa serta memberikan penjelasan kepada pendemo terkait tuntutan yang akan disampaikan.(siahaan)

Print Friendly