Pantai Tanda Rabun,Objek Wisata Baru di Samosir

Deretan Kios tersedia di Pantai Tanda Rabun.

MENGANDALKAN keindahan alam  Danau Toba dengan  latar bukit barisan menjulang di seberang, Pantai  Tanda Rabun, kini menjelma menjadi objek wisata baru di pulau Samosir.

Deretan Kios tersedia di Pantai Tanda Rabun.
Deretan Kios tersedia di Pantai Tanda Rabun.

Objek wisata  yang resmi beroperasi 27 Desember 2017 silam itu, letaknya di Desa Dos Roha Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir. Dibangun diatas areal seluas  2,8 hektare di bibir pantai  Danau Toba.

“Konsep kita adalah wisata alam dengan menu utama keindahan Danau Toba”, kata Dosner Sijabat selaku Owner  objek wisata Pantai Tanda Rabun dalam perbincangan tadi sore.

Lokasi  wisata baru ini memang terbilang strategis. Terletak  di daerah lintasan jalan utama pulau Samosir. Mudah dijangkau dari berbagai arah. Tak heran, walau masih baru beroperasi, namun  destinasi wisata baru ini telah  menancapkan keyakinan diri.

Lihatlah, walau masih tergolong pendatang baru, namun geliat bisnis wisata mulai dirasakan disini. Grafik kunjungan  wisatawan untuk bersantai disini,  terus meningkat.

Tanda Rabun  diambil dari kata “Sirabun” yang dalam bahasa Batak Toba adalah sebutan untuk abu bekas bakaran kayu. Dahoeloe , di tempat itu, Sirabun menjadi tanda batas kepemilikan lahan atau wilayah.

Apa tandanya batas tanahmu ? Tandanya ada Sirabun ! Karenanya, kawasan tersebut hingga kini oleh warga Samosir dikenal dengan nama Tanda Rabun. Ya, Pantai Tanda Rabun.

Pantai Tanda Rabun, hanya berjarak 30 KM dari Pelabuhan Ferry di Tomok,  atau dapat dilalui dengan kenderaan roda empat hanya dengan jarak tempuh sekitar  45 menit.

Dari pusat kota Pangururan, Pantai Tanda Rabun hanya berjarak sekitar 10 KM, atau dapat ditempuh dengan perjalanan 15 menit. Sedangkan dari pelabuhan Ferry Simanindo, jaraknya tidak lebih dari 6 KM saja.

Dengan jarak yang sangat dekat dari pelabuhan Ferry di Tomok dan Simanindo, Pantai Tanda Rabun kini menjadi tujuan yang mulai direkomendasikan banyak orang. Terlebih objek wisata dengan hamparan pasir putih,  mulai dilengkapi beragam fasilitas rekreasi dan olahraga.

Dosner Sijabat, punya mimpi kembangkan Pantai Tanda Rabun.
Dosner Sijabat, punya mimpi kembangkan Pantai Tanda Rabun.

Melihat mudahnya akses menuju lokasi, objek wisata Pantai Tanda Rabun, memang  cocok untuk tempat rekreasi. Baik untuk perorangan maupun kelompok, mulai anak-anak hingga kakek-nenek.Bahkan bagi yang tak suka tantangan mengukur luasnya Danau Toba dengan Jetsky, pengunjung  bisa main bola di hamparan pasir lembut.

Pantai  Tanda Rabun  memiliki pasir pantai putih yang bersih dan nyaman, menjadi tempat rekreasi untuk keluarga. Kegiatan yang bisa  dilakukan pengunjung di pantai ini antara lain, Jetsky, berenang, berjemur di bawah terik matahari, atau menyusuri pantai menggunakan sepeda air.

Dari segi panorama alamnya, pesona sepanjang pesisir di sisi pantai ini juga sangat memukau. Pemandangan alamnya  sangat elok untuk dinikmati, baik di pagi hari maupun saat matahari menjelang pamit tinggalkan petang.

Dari pantai ini, bentangan sejauh mata memandang terlihat air danau yang jernih. Di kejauhan terlihat gundukan bukit barisan pulau Sumatera.

KEPINGAN SURGA

Pulau Samosir memang  wilayah yang indah. Tak percuma, Samosir juga dijuluki sebagai Negeri Indah Kepingan Surga. Benar, ini tak bohong. Keindahannya tidak hanya dalam syair-syair  lagu yang melegenda,  tetapi juga keindahan gunung dan pesona Danau Toba  yang memukau.

Adalah Danau Toba, yang menjadi pokok utama keindahan pulau Samosir. Konon, Danau Toba merupakan danau air tawar terbesar di dunia. Maklum, danau ini memiliki luas 110.260 hektare dan berada di ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut.

Menurut sejarah yang tercatat di Pusat Informasi Geopark Nasional Kaldera Danau Toba di Sianjur Mulamula Samosir, danau ini terbentuk karena letusan supervolcano sekitar 75 ribu tahun silam. Setelah letusan terjadi, terbentuk kaldera yang kemudian terisi oleh air dan menjadi danau. Tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar menyebabkan munculnya Pulau Samosir.

Keindahan Pantai Tanda Rabun dan Danau Toba
Keindahan Pantai Tanda Rabun dan Danau Toba

Karenanya, Pulau Samosir juga dikenal sebagai pulau vulkanik. Samosir menjadi pulau dalam pulau.

Jika wisatawan berjalan-jalan di siang hari mengitari pinggiran Danau Toba, nampak benar betapa kawasan ini bekas ledakan dahsyat ribuan tahun silam.

Nah, Pantai Tanda Rabun adalah objek wisata baru yang posisinya  berada di sisi kiri Danau Toba, yang tersohor itu.  Wisata baru ini dirintis dan dikembangkan investor, juga putra daerah yang sudah sukses di perantauan.

Di pantai Tanda Rabun, kini telah  tersedia 5 kios untuk jual souvenir, juga  stand untuk jual makanan atau kuliner. Bahkan, untuk  saudara kita yang Muslim, kini telah tersedia Musholla lengkap dengan kamar udhuk. Jadi jika selama ini sarana Musholla ini menjadi kendala utama bagi wisatawan muslim, kini malah sudah dilengkapi dengan baik.

Dosner Sijabat selaku Owner  objek wisata Pantai Tanda Rabun mengatakan, lokasi ini akan dilengkapi tempar kuliner halal. Satu kios sudah disiapkan di bagian kanan pintu masuk,tinggal mencari pengelola yang dapat menetap di daerah itu.

Untuk saat ini, sarana reakreasi yang tersedia  sudah berangsur  beragam. Ada  Jetsky,Sepeda Air, water ball. Tiket masuk hanya  Rp 5000 dan biaya parkir bagi pengunjung dengan kenderaan roda empat hanya dikenakan  Rp 10.000.

BENAHI

Sebagai destinasi baru lokasi rekreasi di Samosir, Pantai Tanda Rabun kini terus berbenah. Dosner Sijabat selaku Owner  objek wisata Pantai Tanda Rabun berobsesi, akan menjadikan kawasan ini sebagai objek wisata andalan di Samosir.

Untuk mewujudkan mimpinya itu, sejumlah rencana kini sudah dia susun yang segera akan direalisasikan. Antara lain, di sekitar areal yang masih tersedia, akan dibangun penginapan.

Kerjasama dengan penduduk sekitar juga akan dilakukan, guna memberikan multiplier effect   hadirnya sarana wisata itu.Dengan demikian, jika pengunjung perlu bermalam, tak perlu repot-repot mencari penginapan.

Akan tersedia sarana penginapan Home Stay, atau rumah penduduk sekitar yang  disewakan untuk para wisatawan. Termasuk rumah-rumah penduduk yang sering kosong, karena pemiliknya  sudah tinggal di pulau Jawa atau luar negeri.

Lokasi ini juga akan dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung, agar pengunjung dapat menggunakan pantai ini untuk bersantai. Bahkan kelak akan ada tempat yang dapat dijadikan sebagai spot foto dengan latar belakang danau biru yang cantik.

Dalam rencana pengembangannya, kelak lokasi akan ditanami pepohonan yang rindang, sehingga dikelilingi pepohonan hijau asri yang menambah keindahan sekaligus menyegarkan udara.

Pendamping profesional P3MD di Kabupaten Samosir, juga sering singgah di Pantai Rabun.
Pengunjung duduk santai di bawah Tenda Biru.

Karenanya, sebagai objek wisata baru di Samosir, tak salah anda  berkunjung ke Pantai Tanda Rabun. Rasakan sensasi berwisata dengan riak ombak Danau Toba yang tersohor itu.

Anda tak perlu khawatir untuk merogoh kocek lebih dalam, sebab tak banyak biaya yang perlu dikeluarkan disini. Namun, yakinlah  berkunjung ke lokasi ini akan menyisakan kenangan tersendiri. Cobalah. (Mayjen Simanungkalit)

Print Friendly

About The Author

Related posts