Lonte Ini Ditangkap Setelah Peras Pelanggan di Hotel Wesli

Siti Wahyuni (21) dan Icha Hasanah (21)
Siti Wahyuni (21) dan Icha Hasanah (21)
Simon Sembiring bersama Siti Wahyuni dan Icha Hasanah, Lonte yang memeras pelanggannya diboyong ke Polsek Medan Baru. (Kanalmedan/Adek Siahaan)

KANALMEDAN – Sebanyak tiga orang pelaku pemerasan terhadap seorang mahasiswa berinisial RH (22) warga Medan diamankan personel Unit Reskrim Kepolisian Sektor Medan Baru.

Dua dari tiga tersangka yang diamankan itu merupakan wanita yang berprofesi sebagai Lonte atau bahasa sopannya Pekerja Seks Komersial (PSK).

Informasi dihimpun di Mapolsek Medan Baru, Rabu, (5/7/2017) menyebutkan, tersangka yang dimaksud ialah keduanya merupakan penduduk Jalan Ayahanda Medan. Sedangkan seorang pria yang turut membantu kedua PSK  itu bernama  Simon Sembiring (36) warga Jalan Sei Wampu Medan.

Kepala Kepolisian Sektor Medan Baru, Kompol Hendra Eko Triyulianto mengatakan, tertangkapnya para pelaku berdasarkan laporan korban yang ditindaklanjuti oleh petugas.  “Setelah diperas, korban melaporkan peristiwa yang dialaminya. Petugas yang melakukan penyelidikan berhasil mengamankan para tersangka,” kata Kompol Hendra.

Dijelaskan Hendra, pada mulanya, kedua pelaku mengajak korban untuk berkencan dengan tarif 200 ribu rupiah. Sepakat dengan tarif tersebut, korban dan pelaku langsung menuju hotel Wesli, Jalan Sei Babalan Medan. Sesampainya di hotel, tersangka meminta uang sebesar 1 juta rupiah. “Namun saat itu, korban tidak bersedia memberikannya hingga kedua PSK tersebut memanggil rekannya bernama Simon,” jelas Hendra.

Mantan Kapolsek Medan Helvetia ini mengungkapkan, kalah tenaga, korban akhirnya dipaksa untuk mentransfer uang senilai 600 ribu lewat ATM. “Selain memaksa korban untuk mentransfer uang, para pelaku juga meminta Apple IPhone 6 dan jam tangan Apple Watch milik korban,” ungkapnya.

Saat ini, Hendra menambahkan, ketiga tersangka tengah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Medan Baru. “Ketiganya sedang diperiksa secara intensif,” tambah alumnus Akpol tahun 2004 ini.(Adek)

Print Friendly

About The Author

Related posts